Sifat-sifat Operasi Hitung dalam Matematika
Sifat-sifat
Operasi Hitung
2.4.1 Ketertutupan
Setiap kali kita menjumlahkan dua buah
bilangan asli, hasilnya masih tetap bilangan asli. Misalkan m Є N dan n Є N,
makam+n Є N. Hal ini dikatakan bahwa operasi tambah tertutup di bawah himpunan
bilangan asli N. Operasi pengurangan tidak tertutup dalam himpunan bilangan
asli N, karena dapat diambil (sekurang kurangnya sebuah). Contoh: 2 Є N dan 7 Є
N, tetapi 2-7 bukan anggota N.
Operasi kali tertutup dalam
himpunan bilangan asli N, tetapi operasi bagi tidak tertutup dalam himpunan
bilangan asli N. Dalam sistem bilangan real keempat operasi tertutup, kecuai
unsur nol dalam operasi bagi.
2.4.2 Komutatif (pertukaran)
Dalam himpunan bilangan asli N kita
ketahui bahwa a + b = b + a, untuk setiap bilangan asli a dan b. Hal ini
dikatakan bahwa dalam himpunan bilangan asli berlaku komutatif penjumlahan.
Bagaimana dengan operasi perkalian, pengurangan dan pembagian?
2.4.3 Asosiatif (pengelompokkan)
Untuk bilangan asli a, b, dan c kita
mengetahui bahwa ( a + b ) + c = a + ( b
+ c ). Ini dikatakan bahwa operasi penjumlahan asosiatif dalam himpunan asli.
Demikian juga untuk operasi perkalian ( a x b ) x c = a x ( b x c ). Bagaimana
dengan operasi pengurangan dan pembagian? Apakah ( a – b ) – c = a – ( b – c )?
2.4.4 Unsur
satuan
Dalam sistem bilangan asli tidak terdapat unsur satuan
operasi tambah,
Sebab tidak terdapat unsur e di N yang bersifat a + e = e +
a = a, untuk setiap a anggota N. Tetap dalam sistem bilangan cacah terdapat
unsur satuan operasi tambah yaitu 0. Sebab a + 0 = 0 + a = a. Untuk setiap
bilangan cacah a.
Pandang
sistem bilangan bulat Z. Bilangan e Є Z disebut unsur satuan ( = unsur
identitas = elemen netral ) operasi tambah dari Z jika memenuhi a + e = e + a =
a, untuk setiap bilangan bulat a Є Z. Bilangan e yang memenuhi adalah 0.
Dalam
operasi perkalian bilangan e yang memenuhi a x e = e x a = a, untuk setiap a Є
Z adalah e = 1. Hal ini dikatakan bahwa unsur satuan operasi perkalian di Z
adalah 1.
2.4.5 Unsur
Invers
Pandang sebuah sistem bilangan rasional Q, bilangan p Є Q
dinamakan invers operasi “ +” dari a jika dan hanya jika memenuhi a + p = p + a
= 0, biasanya p ditulis sebagai p = -a. Untuk operasi perkalian q Є Q dikatakan
invers operasi kali dari a Є Q, jika dan hanya jika memenuhi:a x a = q x a = 1,
biasanya q ditulis sebagai q 1/a atau q
̄ ¹
2.4.6 distributif (kali terhadap tambah)
Dalam sistem bilangan asli, cacah, bulat, rasional, real dan
kompleks berlaku sifat distributif.Pandang sistem bilangan Z.
Untuk
a, b, dan c di Z berlaku:
i)
a x ( b + c ) = ( a x b ) + ( a x c ) (distributif kiri)
ii)
( a + b ) x c = ( a x c ) + ( b x c ) (distributif kanan)
Keenam sifat-sifat diatas penting untuk memenuhi lebih dalam
tentang sistem matematika dalam aljabar, misalnya untuk memenuhi sistem grup,
ring, field, dan integral domain, serta sistem aljabar lainnya.
Komentar
Posting Komentar