Penjelasan dan Pengertian Mengenai Apa itu Trigonometri
Dua hal dasar dalam mempelajari geometri
adalah sudut dan lingkaran. Trigonometri akan menjelaskan lebih dari yang kita
pelajari dalam geometri tentang beberapa hal tersebut.
Coontohnya dalam geometri kita belajar
mengenal panjang tiga sisi sebuah segitiga, kemudian langkah-langkah sudut itu kita
pastikan untuk diselesaikan, tetapi pengecualian beberapa sudut istimewa,
geometri tidak menjelaskan kepada kita bagaimana langkah-langkah menghitung
sudut, serta mengukur sisi-sisinya.
Pada bagian ini kita akan mulai
pembelajaran trigonometri sebelumnya kita harus tahu terlebih dahulu definis
dari trigonometri itu sendiri. Sebuah sinar garis biasa disebut dengan “half
line” dan dapat dianggap sebagai segmen garis serta titik yang berasal dari
sinar tersebut disebut titik awal sinar. Seperti diperlihatkan gambar dibawha
ini.
Sinar garis dengan titik
awal P
Ketika dua garis membagi
pada titik sudut yang membentuk sudut maka garis tersebut disebut vertek sudut.
Perhatikan gambar di bawha ini.
Terdapat dua kasus. Kasus
pertama kedua garis saling bertolak belakang yang membentuk sudut pelurus dan
kasus kedua yaitu sinar yang identik sehingga tidak dapat dibedakan oleh sinar
garis itu sendiri.
Sudut pelurus (kasus pertama)
Kasus kedua
Ukuran sudut adalah bilangan
yang menunjukkan jumlah rotasi yang memisahkan sinar sudut. Terdapat satu
masalah, perhatikan gambar di bawahn ini.
Kita akan mengukur jumlah
rotasi, pada gambar diatas kita menemukan dua sudut yang dijelaskan pada
diagram ini. Jelas dua sudut ini memiliki ukuran yang berbeda karena satu sudut
mewakili ukuran yang lebih besar dari sudut lainnya. Sehingga kita harus tandai
mereka itu berbeda. Dalam buku ini kita akan membuat kesepakatan menggunakan
bahsa yunani utnuk simbol matematika seperti
sebagai simbol sudut.
Satu sistem untuk mengukur
sudut adalah ukuran derajat, jumlah ukuran dalam mengukur derajat disimbolkan “
“ . satu putaran penuh dalam dalam sebuah
lingkaran adalah 360
dan bagian-bagian sudut lainnya dapat diukur
secara proposional. Setengah dari satu
putaran adalah 180
serata sepermpat putaran bernilai 90
. Ditunjukkan pada gambar
di bawah ini.
Pada gambar diatas kita
suddah menggunakan tanda panah kecil untuk menunjukkan sudut sebelah kanan yang
biasa digunakan dalam geometri. Ingat bahwa jika kita mengukur sudut 0
samapai 90
disebut sudut siku-siku, jika diantara 90
- 180
disebut sudut tumpul. Secara teoritis kita
dapat mengukur sudut manapun, perlu diketahu bahwa jika sudut 360
sering dikaitkan dengan The Babylonians karena
sudut ini mewakili satu putaran.
Komentar
Posting Komentar