Urutan Pengerjaan Hitung dalam matematika
Urutan Pengerjaan Hitung Dahulu dalam matematika lama ada perjanjian bahwa pengerjaan hitung haruslah diurutkan dari operasi kali, menyusul operasi bagi, operasi tambah, kemudian operasi kurang. Mengapa demikian? Pendapat matematika lama bahwa operasi kali lebih kuat dari pada operasi hitung yang lainnya, yang lebih kuat haruslah didahulukan. Begitu pula operasi bagi lebih kuat dari pada operasi tambah dan kurang, dan operasi tambah lebih kuat dari operasi kurang. Kita perhatikan contoh-contoh berikut ini : Contoh 1. 1). 12 : 6 =2 dan 6 = 2 x 3 Kalau ada soal 12 : 2 x 3 maka hasilnya adalah 2, sebab perkalian lebih kuat dari pada pembagian, sehingga 12 : 6 = 2 Dengan demikian menurut matematika lam...